Aksi Jalan Mundur Pria Asal Jawa Timur Viral

Aksi Jalan Mundur Pria Asal Jawa Timur Viral – Pria asal Jawa Timur ini disorot mass media internasional lantaran laganya berjalan mundur untuk selamatkan rimba. Ia mengharap langkah mundurnya hingga ke Presiden Jokowi.

Pria itu bernama Medi Bastoni (43), seseorang ayah dari kaki Gunung Wilis, Dono, Kecamatan Sendang, Tulungagung, Jawa Timur. Ia dikabarkan AFP, diberitakan media Inggris The Daily Star, dan The Guardian.

Diberitakan AFP, Selasa (6/8/2019), Medi berjalan 700 km dari tempat tinggalnya di Dono ke Jakarta. Ada iktikad ia berjalan mundur, yaitu mencuri perhatian publik terkait rimba yang makin susut dalam waktu cepat.

Ia mengawali laganya pada pertengahan Juli tempo hari serta memiliki rencana sampai Jakarta pada 16 Agustus kelak, alias satu hari sebelum perayaan Hari Kembali Tahun ke-74 Kemerdekaan Republik Indonesia. Jalannya benar-benar kuras tenaga.

“Pastinya saya kepayahan, tetapi saya berkeinginan buat bertarung untuk generasi akan datang,” kata Bastomi pada AFP.

“Kampung halaman saya kehilangan pohon-pohonnya, jadi saya mesti melakukan hal suatu. Saya dapat membendung rasa sakit serta kepayahan,” katanya.

Ia pingin berjumpa Presiden Jokowi serta menyuarakan berkenaan deforestasi yang berlangsung di negara kepulauan ini, termasuk juga yang berlangsung di kampung halamannya di kaki Gunung Wilis. Menurut Greenpeace, Indonesia alami pergerakan deforestasi paling tinggi di dunia.

Bastoni berjalan 20 sampai 30 km /hari dibawah sengatan mentari. Biar langkah mundurnya ke Ibu Kota tidak menabrak suatu, ia memperlengkapi dianya sendiri dengan kaca spion yang dipasang di tas ranselnya.

Diakuinya mendapat semangat dari beberapa orang di perjalanan, ada juga yang menawarinya makanan serta tawarkan tempat buat menginap. Bastoni akan tetap meneruskan perjalanan kala subuh biar tujuannya sampai Jakarta pada 16 Agustus dapat terjadi.

Katanya, berjalan mundur yaitu simbolisasi yang ajak orang Indonesia pikirkan waktu dulu, kembali kenang bagaimana banyak pahlawan nasional berlaga untuk kebaikan negara ini.