Salah Tema Vespa Di Tilang

Salah Tema Vespa Di Tilang – Kemungkinan ada Otolovers yg kegemaran modifikasi motor? Dalam laksanakan modifikasi atau kustom juga butuh pertimbangkan beberapa hal. Lantaran tidak benar dalam mengutaka-atik kendaraan, bisa-bisa tambah mengenai tilang polisi di jalanan.

Kasat Maka Polresta Depok Kompol, Sutomo, mengutarakan diantara satu contoh modifikasi motor yg acapkali menyalahi peraturan ialah kustom vespa yg di buat terlampau rendah, serta kerapkali ada menambahkan roda yg terlampau berlebihan maka membahayakan pengendara.

” Di Depok kerap juga itu Vespa yg dimanfaatkan anak punk rodanya banyak. Apakah yang dimaksud namanya saya lupa. Yg rodanya ada 3 hingga lebih, ” kata Sutomo..

Vespa yg disebut Sutomo ialah modifikasi motor vespa yg acapkali disebut yaitu vespa gembel. Diungkapkannya, pihaknya tdk segan-segan menilang kendaraan modifikasi yg menyalahi peraturan.

” Terang ditilang, cuma kadang-kadang di lapangan personel kita semisal cuma dua orang, sesaat mereka kebanyakan rombongan hingga 30 orang, ” ucap Sutomo.

Dia menyambung, praktek kustom pada roda dua juga tdk bisa mempedulikan faktor basic serta keselamatan pada kelengkapan motor yg udah dirapikan standarnya seperti knalpot, ban, lampu, pelek, dan seterusnya.

” Yg penuhi standarlah, semisal ban masih mesti baku. Tidak hanya itu gak bisa diubah-ubah yg basic serta sama sesuai peruntukannya. Semisal ada tuch kerap motor Vespa ada dimodifikasi rodanya jadi tiga, gak bisa itu, ” kata Sutomo.

Kustomfest 2017, Karya Seni di Body Vespa

Kustomfest 2017, Karya Seni di Body Vespa – Ada yg unik di pameran modifikasi sepeda motor di Kustomfest 2017 yg di gelar di Jogja Expo Center, Yogyakarta. Satu buah Vespa berkelir kuning jadi bahan utk dicoret-coret oleh modifikator populer.

Piaggio Indonesia di Kustomfest 2017 kesempatan ini mendatangkan Vespa Art, satu buah karya seni yg dituangkan di bodi motor Vespa. Mengenai motor yg dicoret-coret merupakan Vespa GTS 300 berkelir kuning.

Hiro ” Wildman ” Ishii dari Mooneyes melukis segera Vespa GTS 300 di Kustomfest 2017. Mooneyes sendiri merupakan brand populer didunia modifikasi motor serta mobil. Mooneyes miliki peristiwa panjang sejak mulai jaman 1950-an.

Menurut Public Relation and Communication Manager Piaggio Indonesia, Robby Gozal, Vespa Art menjadi diantara satu bukti bahwa skuter ikonik asal Italia itu dapat jadikan media utk menyalurkan kreatifitas.

” Dapat di sebut bodi Vespa kan luas, pengin gambar, pengin mendesain seperti apa di Vespa itu possible banget, ” kata Robby di Yogyakarta.

Melukis di bodi Vespa menjadi diantara satu langkah utk bikin motor lebih eksklusif kembali. Khususnya, Vespa Art ini searah dengan gambaran brand Vespa yg menempel dengan kesan lifestyle.

” Vespa dekat dengan juga art, dengan cara rancangan Italy juga kuat, maka itu kita mengarahkan kesana, ” ucap Robby.

Industri Oli Shell Tetap Bertahan Meski Penjualan Mobil Menurun

Industri Oli Shell Tetap Bertahan Meski Penjualan Mobil Menurun – Pasar industri mobil dalam negeri masih tetap alami perlambatan dimana data Paduan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo) serta Asosiasi Industri Sepedamotor Indonesia (AISI) , di semester pertama cuma tumbuh 0, 1 prosen, serta yang terparah sepeda motor turun hingga 8 persenan.

Melihat kenyataan ini, produsen oli Shell masih tetap mengakui optimis bisnisnya tidak terganggu, pasalnya populasi kendaraan yang mengedar masih tetap termasuk stabil. Bahkan juga, Edward Satrio, VP Consumer Brand Helix and Advance Shell Indonesia, menjelaskan, dalam situasi ini masih tetap dapat alami perkembangan.

“Tidak dapat disanggah memanglah ini terkait pada pelumas serta industri mobil. Namun, meskipun industri mobil turun tetapi populasinya tidak menyusut, masih tetap ada mobil dari tahun-tahun terlebih dahulu, ” tutur pria yang sering disapa Edo, Selasa (1/8/2017) .

Edo menambahkan, mobil yang telah lebih dari setahun dipunyai itu, telah mulai beranjak ke bengkel umum. Karena bila masih tetap dibawah setahun, kebanyakan masih tetap ada garansi, warranty serta semua jenis service yang didapatkan diler.

Namun, kata Edo, efek melesunya industri otomotif lebih ke arah periode panjang. Sedang dalam periode waktu 3 hingga 5 th. masih tetap dapat diatasi. Di tanyakan masalah persentase kenaikan yang dirasakan pada semester pertama ini, Edo malas menjawabnya.

“Iya ini beresiko pada longrun, tetapi kalu dalam periode 3 hingga 5 th. ke depan kami masih tetap mampu tumbuh. Jadi sekarang ini mungkin saja impakya masih tetap mild, pasalnya kami masih tetap dapat tumbuh di pasar, ” tutur edo.

Black Autobattle Ke Dua Hadir Di Kota Pekanbaru

Black Autobattle Ke Dua Hadir Di Kota Pekanbaru – Matahari di garis ekuator merasa memanggang seisi arena modifikasi Black Autobattle putaran ke-2 th. 2017, yang berada di Lapangan MTQ, Jalan Jenderal Sudirman, Pekanbaru, Sabtu (29/7/2017) siang.

Suhu diatas 40 derajat celsius ketika itu memanglah buat beberapa orang di lapangan itu keduanya sama meringis. Bagaimanapun, Riau jadi satu dari demikian lokasi yang terjajar paling dekat dengan garis edar Bumi kepada Matahari.

Namun, terik seolah terlewatkan oleh modifikator-modifikator dari beragam lokasi di Sumatera yang makin sore jadi makin terhimpun.

” Secara trend, Pekanbaru ini sekali lagi hot banget di Sumatera. (Pencinta otomotif) kota seperti Medan, Palembang, mainnya ke Pekanbaru ini, ” kata Boy Prabowo, perwakilan tim juri Black Autobattle 2017 Pekanbaru, Sabtu.

Jumlah peserta semakin banyak dibanding putaran terlebih dahulu, dengan catatan diatas 110 mobil.
Waktu itu saja, panitia bolak-balik mengatur gerakan mobil- mobil yang mendatangi beberapa juri karna sering tersendat, meskipun Lapangan MTQ adalah lapangan akbar tempat beragam kesibukan massal di gelar di ibu kota Riau ini.

” Bila ada yang bertanya, pesertanya dapat lebih dari ini? Dapat banget. Cuma kami tahan karna moment sekedar satu hari, kami miliki audio serta dyno yang semasing makan saat jadi mesti bagi-bagi, ” tutur Boy.

Muaranya suku cadang import

Peta perkembangan modifikasi di Sumatera awalannya belum pula memosisikan Pekanbaru jadi acuan. Namun, keadaannya saat ini demikian sebaliknya.

” Disini saja dari 86 mobil (modifikasi) , kemungkinan 26 unit main air suspension. Belum turbo, belum pula engine swap. Soalnya Riau dekat Singapura Malaysia. Banyak jalur (part aftermarket import) . Bahkan aksesnya lebih gampang dari Jakarta, ” lebih Boy.
Mudahnya terasa part racing aftermarket satu diantaranya diiyakan oleh Abeng, koordinator lapangan untuk tim New Generation.

Honda Civic hatchback putih front-wheel drive dengan ban besar dimuka yang diusung timnya itu, umpamanya. Tanpa ada buka apa-apa, mobil ini telah menongolkan saluran buang dimuka kiri.

” Part mobilnya dari Singapura. Ini gunakan turbo, belinya dari kawan, ” tutur pria yang dengan rekan-rekan setimnya kenakan seragam New Generation.

Beda perihal dengan Andre yang memiliki BMW E46 warna merah dengan pintu gunting yang lalu mencapai Best Europe dalam Black Autobattle Pekanbaru.

Bisnis Rossi – Marquez Berakhir

Seiring semua kontroversi yang tengah merundung ke dua pembalap di akhir MotoGP 2015, sebuah bisnis merchandise yang telah dijalin antara Valentino Rossi dan Marq Marquez pun juga ikut terputus. Toko souvenirs VR46 store, Top Racers, dan The Doctor tidak akan lagi membuat merchandise bagi para penggemar Marquez mulai musim depan.

 

Kabar tersebut datang dari sebuah koran Italia, yakni Corriere della Serra, yang mengutip kalau manajemen Top Racers tidak mencapai beberapa persetujuan kontrak mengenai negosiasi bersama manajemen dari Marq. Pihak Vale pun memutuskan tidak akan lagi menjalin hubungan bisnis bersama pembalap Honda itu.

 

Tidak hanya itu saja, perusahaan ini juga telah memproduksi souvenir sejumlah pembalap serta tim dari Moto2 dan juga Moto3, yaitu Marc VDS Racing, Sky Racing VR46, Luis Salom, Jonas Folger, Alex Marquez, Niccolo Antonelli, Romano Fenati. Dan juga Legenda motocross Antonio Cairoli pun ikut ‘nebeng’ berjualan disini.

 

Semua souvenir ini di angkut truk VR46 pada semua seri di Eropa. Dengan menaungi banyaknya pembalap ini, VR46 Store dan Top Racers telah di prediksi mencapai keuntungan setidaknya 12,5 juta Euro (Rp 184 miliar) pertahun. Walaupun demikian masih belum di ketahui akankah Rossi juga bakal berhenti membuat souvenir adiknya Marquez, yakni Alex Marquez atau tidak.